Search
  • Vulcan Teknologi

KEUNTUNGAN SISTEM WAREHOUSE DAN INVENTORY UNTUK BISNIS ANDA

Permasalahan stok dan inventory adalah permasalahan yang paling penting di hampir setiap bisnis yang ada di Indonesia. Tanpa sistem stok dan inventory yang bagus, tentu perusahaan akan susah untuk mengatur produksi, penjualan, pembelian dan akuntansi mereka. Lantas apa bedanya stok dan inventory?


Inventory fokus pada penjualan produk yang menghasilkan profit untuk perusahaan. Sistem Inventory disini berarti berfokus pada Finish good atau barang jadi di beberapa jenis bisnis yang siap dijual dan menghasilkan profit untuk perusahaan. Inventory sangat berbeda dengan stok, sehingga perusahan harus memahami hal tersebut



Stok di perusahaan bisa dikelola dengan beberapa metode. Ada yang menggunakan metode FIFO (First in First out), ada yang menggunakan LIFO (last in first out), dan ada juga yang menggunakan JIT (Just in Time). Pada sistem inventory PRIEDS, kita menggunakan metode FIFO. Sistem inventory kita bisa melihat SKU yang sama dalam hal detail sesuai dengan pemasukan, harga dan supplier. Dimana penjualan di sistem inventory dan warehouse PRIEDS, kita akan mengambil barang yang paling lama atau usia stoknya paling tinggi.




Gambar 1. Persediaan Detail PRIEDS


Persediaan stok sendiri terdiri dari beberapa jenis yaitu persediaan pengaman (safety stock), persediaan antisipasi dan persediaan dalam pengiriman. Persediaan pengaman (safety stock) merupakan persediaan barang yang telah diatur untuk mencegah persediaan suatu barang yang mendadak tidak ada. Di sistem PRIEDS, persediaan pengaman ini akan memberikan notifikasi dalam bentuk list barang di email untuk persediaan yang dibawah level persediaaan pengaman. Persediaan kedua yaitu persediaan antisipasi dimana digunakan untuk mengantisipasi naik turunnya penjualan. Sedangkan persediaan ketiga adalah persediaan barang sedang dikirim.


Keuntungan menggunakan sistem inventory dan warehouse PRIEDS dalam bisnis anda yaitu :

  1. Anda bisa melakukan pengecekan stok barang secara kumulatif dan juga secara detail untuk membedakan barang yang sama tetapi dibeli di waktu berbeda dan dimasukan di waktu yang berbeda (beda batch)

  2. Anda bisa menggunakan barcode untuk melakukan pemasukan dan pengeluaran barang. Penggunaan barcode ini juga bisa dilakukan untuk perpindahan stok dan produksi

  3. Dalam produksi, anda bisa tracing untuk material yang digunakan, dikarenakan setiap material memiliki batch atau kode barcode sendiri

4 views0 comments